![]() |
| About LOVE ! |
Sedih, disaat aku tau orang yang ku cintai tidak memiliki rasa yang sama dengan ku.
Sakit, disaat aku tau orang yang ku cinta mencintai wanita lain.
Kecewa, disaat rasa sayang ku tak terbalas dan diabaikan olehmu.
Pedih, saat aku melihat orang yang aku cintai bersenang-senang ketika aku menahan semua rasa yang berkecamuk dihati ku.
Bahagia?! Ya! Aku bahagia melihat orang yang aku sayang tersenyum, tetapi aku pun ingin menjadi sebab dari senyuman yang menghias wajahmu.
Ini bukan cinta pertama ku, tapi ada rasa yang berbeda saat aku mengenalnya! Iya ! Mengenal dia yang mungkin tidak ingin mengenalku atau hanya mengenal namaku tetapi tidak mengerti tentang semua rasaku.
Aku, Nayla Mahasiswi Fakultas Ekonomi semester 4 di Perguruan tinggi Swasta di Jakarta. Dia, laki-laki yang ku cinta bernama Erik, dia satu fakultas dengan ku,hanya saja dia seniorku. Aku mencintai dia disaat aku di OSPEK, ada kesan pertama yang membuat aku jatuh hati padanya. Sahabat-sahabatku Rifka, Denytha adalah teman-teman yang aku kenal dan akrab dari awal masuk kuliah,mereka selalu memanggil ku Nay, mereka paham dengan perasaan yang aku pendam untuk seniorku itu sejak awal.
Sosok yang berbeda dari lelaki lain dikampusku, begitu menarik perhatianku,fisik nya yang tampan dan mempesona membuat para wanita manapun pasti mengaguminya, tapi satu hal dia sangat cuek terhadapku dan entah kenapa hanya aku, disetiap kali aku mencoba menegurnya. Dia begitu sulit untuk ku dekati,apa karna aku tidak cantik menurutnya? Apa karna aku hanya seorang junior?? Apa aku tidak pantas untuk berteman dengannya? Entahlah.
Perasaan ini selalu ku pendam, tersimpan rapi dihatiku,mengaguminya dari kejauhan dan mencoba menerka disetiap gerak gerik yang dia lakukan,rasa rindu dan rasa cinta semakin menggebu meskipun aku tau hal yang aku harapkan tidak bisa menjadi nyata.
♥ ♥ ♥
"Naaay, bengong aja lo ngeliat senior jutek itu?" Celetuk Denytha, sahabatku yang super ceplas ceplos ini dan sentak memecahkan lamunanku.
"Tau lo nay, ngelamun aja nanti kesambet loh" tambah Rifka, cewe super simple dan lembut.
"Gapapa kok, gue lagi mau nambah energy dengan ngeliat senyum si kaka senior itu" sahutku
" Ih ga penting banget, orang kaya gitu masih aja lo taksir, ga bisa cari yang lebih bikin gue tergoda gitu, tampang oke tp jutek, dan juteknya sama lo doang,aneh" sahut Denytha
"Haha gatau deh yah kenapa gitu gue masih mau sayang sama orang yang mungkin gamau kenal gue" jawabku dengan logat bercanda dengan kedua sahabatku
"Yaudah, kita ke kantin aja yuk? Lapeeer" ajak Rifka
"Hayuuu" aku dan Danytha menyetujui
Sudah setengah jam aku dan sahabat - sahabatku dikantin. Tiba-tiba ada satu pandangan membuat ku terpaku, ya! Senior yang ku cinta datang. Ingin sekali rasanya seperti ka Renata yang selalu bisa disampingnya, Ka Renata ini wanita yang sedang dekat dengan Erik tetapi mereka belum pacaran,hanya saja mereka selalu bersama. Mereka memesan makanan dan duduk tepat dihadapanku, meja sebrang dari tempat duduk ku. Begitu mudah untuk ku menatap pangeranku itu,melihat senyumannya yang membuat ku terdiam dan terpana.
Tepat pukul 14.00 WIB dan aku ada kelas siang, kami langsung bergegas untuk masuk kelas dengan melalui Dia, dengan harapan Dia akan menegurku, tapi alhasil itu semua hanya ada dalam mimpiku,aku ingin sekali memberanikan diri untuk menyapanya, dan sekedar memberi senyuman tapi terasa sulit, entah apa yang membuat ku sulit untuk melakukannya. Apa karna aku terlalu takut diabaikan olehnya atau aku terlalu berfikir resiko yang akan membuat hatiku sakit?
Jam sudah menunjukan pukul 16.00 WIB saatnya kami pulang, dan aku berharap untuk bertemu dengan pangeranku, dan ternyata aku bertemu dengannya hanya saja aku bertemu dengan Dia yang bersama dengan Ka Renata. Sakit yang kurasakan begitu dalam.
"Sabar ya Nay, udah yuk kita pulang aja" Rifka menenangkan
"Iya, yuk ah pulang, ga penting ngeliatain orang kaya dia" sahut Denytha
Aku tidak menyaut namun aku ikut melangkah pergi.
Sesampai dirumah aku mengenangnya, Iya! Mengenang Dia yang selalu mengganggu difikiranku. Dia yang selalu membuatku bertanya "Apa ada yang salah terhadap diriku? Apa aku tidak pantas untuk mengenalnya lebih jauh? Apa aku tidak secanti Ka Renata?" Mencoba untuk selalu tenang dihadapannya sudah cukup membuatku tersiksa. Aku ingin mengenalnya lebih jauh, aku ingin menjadi bagian dari hari - harinya, dan aku pun ingin menjadi satu sebab dimana dia tersenyum. Sudah 2 tahun aku memendam rasa ini kepadanya, kepada seseorang yang mungkin tidak pernah menganggapku ada.
♥ ♥ ♥
Siang hari dikampus disaat aku bertemu dengannya dan melihatnya sedang sendiri kuberanikan diri untuk menyapanya. Dan memberikan senyuman seindah mungkin dari bibir ku untuknya.
" Hay kaa Erik, aku yang dulu pernah kaka OSPEK, inget kan kaa? Aku Nayla" kataku.
" Oh! iya, gue inget. Ada apa yah?" Jawabnya.
" Ga ada apa-apa sih kaa, tumben aja liat kaka sendiri,pacarnya mana kaa?" Tanya ku
"Pacar?" Dia bertanya dengan wajah bingung.
"Iya, ka Renata pacar kaka kan?" Tanya ku polos dan pura - pura tak tahu apa-apa.
" Oh, dia bukan pacar gue, dia temen aja" jawabnya singkat
"Oh gtu, yaudah kaa aku ke kelas dulu yah,udah bell, thanks dan salam kenal ya kaa" kataku sambil tersenyum
" Ok" jawabnya dan senyum seadanya.
Ya! Hanya sebatas itu aku berani untuk menyapanya, dan jawaban yang aku dapat selalu singkat.tetapi sesingkat apapun itu selagi dia mau menjawab sudah cukup membuatku lega. Setelah kejadian itu dia tetap menganggapku tak ada. Kenapa dia selalu mengacuhkan keberadaan ku?
"Ya Tuhan! Apa salahku hingga kau ciptakan orang yang aku sayang tapi selalu mengabaikanku. Apa ini cobaan untuk ku Tuhan. Jika memang aku pantas untuknya dekatkanlah, permudahlah hamba-Mu mendekatinya dan memperjuangkan rasa cinta yang ada, dan berilah aku petunjuk untuk mengetahui masa lalunya. Tuhan jika memang dia bukan pilihan-Mu untuk ku, buatlah aku ikhlas untuk melepasnya, dan hilangkan semua rasa yang ada untuknya Tuhan, amin "
Selalu dan selalu ku cari tau tentang masa lalunya, tetapi sangat sulit, apa karna dia termasuk orang yang berdiam diri dengan masalah yang ada dan dia hadapi?? Tetapi tidak! Aku rasa memang ada cerita yang hanya dia dan Tuhan yang tau. Dan rasa penasaran dihati ku semakin menjadi-jadi, seolah-olah aku merasa tertantang untuk mengetahui apa yang terjadi dimasa lalunya. Dan membuatku semakin ingin menjadi bagian hidupnya. *About LOVE ! !*
♥ Bersambung.. ♥

0 komentar:
Posting Komentar